Fakta baru soal aksi brutal kelompok John Kei, tiga aktor intelektual bisa merogoh kocek hingga Rp 10 juta

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Setelah polisi kembali melakukan penyerangan kelompok John Kay di Tangerang dan Jakarta Barat, banyak fakta baru yang mengemuka. ) Di 5 tempat berbeda.

Tempat yang didesain ulang tersebut meliputi tiga rencana atau konspirasi, yaitu Kelapa Gading di Jakarta Utara; Arcici Sports Center di Cempaka Putih Jakarta Pusat; dan Perumahan Tytyan Indah Bekasi di markas John Key Group.

Calvijn Simanjuntak, Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum AKBP Polda Metro Jaya, mengatakan dari pekerjaan rekonstruksi, ada tiga peserta atau cendekiawan utama dalam kasus tersebut.

“Oleh karena itu, ada tiga peran utama yang berperan aktif dalam rencana tersebut, yaitu JK (John Kei-red), DF dan FF. Ketiga orang ini adalah intelektual mereka, dan mereka memastikan bahwa rencana tersebut” dijalankan “. Calvin mengatakan kepada Mabes Polri Metropolitan Jaya, Senin (7 Juni 2020): Untuk membangun kembali, John Key ingin anak buahnya menjaga Nusky tetap hidup atau mati, dan pelaksana menghadiahkan 10 juta rupee — -Rencana konsensus yang salah menyebutkan bahwa Calvikin bermula ketika John Kei menghubungi DF pada pagi hari tanggal 14 Juni dan bertemu di Kelapa Gading, Jakarta Utara, kata Calvikin.

Lalu, pada tanggal 19 Juni, DF memberikan uang kepada bawahannya dan membeli Sakya dalam bentuk pipa, yang diubah menjadi rautan dan senjata tajam lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *