Tersangka yang dituduh membunuh beberapa pria membunuh Babinsa Tambora dan menghadapi hukuman 20 tahun penjara

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Selain dakwaan pembunuhan, tersangka pembunuhan Babinsa Tambora Serda RH Saputra, Letnan RW, juga didakwa menyalahgunakan senjata dan merusak tempat-tempat umum. Tersangka Letda RW didakwa dengan pasal ganda.

“Penyidik ​​mendakwa tersangka dengan beberapa pasal. Pertama, pasal pembunuhan dalam KUHP mengancam ancaman hingga 15 tahun. Ia juga akan dijatuhi hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. Lalu, yang pertama. Artikel ketiga tentang penyalahgunaan senjata. Kebakaran, keadaan darurat hukum terberat dan bisa dijatuhi hukuman 20 tahun penjara, ”kata Eddie saat jumpa pers di Marco Puspom, Jakarta Utara, Kamis (2/7/2020). TNI AL ditahan. -Eddie mengungkapkan sebelum melakukan tindak pidana, Ledda RW juga banyak melakukan perbuatan melawan hukum. Sebelumnya, tersangka Letda RW juga sudah beberapa kali diadili di pengadilan.

“Tersangka juga melakukan beberapa pelanggaran. Oleh karena itu, ini adalah pelanggaran yang tak terhitung jumlahnya. Ada juga beberapa pelanggaran di pengadilan. Dia telah melakukan beberapa kali pemeriksaan, dan dalam kasus terakhir , “Kata Eddie. Selain itu, Eddy juga mengatakan dua anggota militer Indonesia yang tidak etis dimulai dengan inisial Sertu H dan Koptu S, serta enam warga sipil juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Eddy mengungkapkan ada dua orang Anggota TNI AD berperan menyediakan dan meminjamkan pistol jenis SIG Sauer P226 tipe No. 640060.-Tersangka anggota TNI AL Leda yang menggunakan senjata milik Sertu H. RW dapat menarik moncong pintu depan dan menembak Jakarta. Mercure Hotel Tavia ada di sini untuk dihancurkan .

Saat ini, senjatanya telah disita oleh Pomdam Ja ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *