Minta Dinas SDA DKI untuk memprioritaskan batas anggaran untuk mengelola banjir dan kebocoran timbunan

Laporan reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-D panitia RDDP DKI pekan lalu menyoroti penanganan banjir rob atau kebocoran lereng di Pruit Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Pemprov DKI Jakarta (dalam hal ini Biro Sumber Daya Air) akan memprioritaskan penanggulangan dan pencegahan banjir dalam pagu belanja APBD yang disesuaikan.

Baca: Leher dan Tangan Pria Serpong Dipenggal Sampai Mati Diduga Frustasi Kehilangan Pekerjaan

“Saya harap Rob banjir jadi prioritas utama. Jangan sampai tanggul lagi pecah atau bocor. SDA sebentar lagi Lakukan pembangunan tanggul, “kata Ketua Komite D Ida Mahampang dalam siaran persnya, Jumat (19/6/2020). -Ida meminta kantor SDA segera berkoordinasi dengan pengembang yang bertanggung jawab atas masalah tersebut.

Ia mengatakan, jangan sampai pengelola banjir rob terpengaruh oleh warga sekitar. Jangan membebankan tanggung jawab promotor pada warga yang bersangkutan. Ia mengatakan: “Kalau tidak dikelola, berbahaya.” Ketua SDA DKI Juaini menjelaskan, pihaknya dan sponsor akan segera menyelesaikan pekerjaan tanggul kebocoran permanen.

Juga didorong untuk melaksanakan pekerjaan agar tidak memakan waktu lama.

Baca: Komite Kedelapan DPR Pertimbangkan Kembali Penghapusan Status Hukum Korut-Zhuani sendiri menyatakan bahwa partainya telah mengadopsi batu kali. Pasir memperbaiki tanggul yang bocor untuk membantu perbaikan. Ia menyimpulkan: “Setidaknya, melalui pendukung untuk memperbaiki keadaan persiapan timbunan sampah, hal ini dapat meminimalisir ketakutan warga akan air laut yang tiba-tiba naik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *