Kabar terakhir kejadian Ciracas: 74 orang TNI dari 3 Matra ditetapkan sebagai tersangka

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Hingga Rabu (7/10/2020), sebanyak 74 personel TNI dari tiga unit TNI telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kelompok staf TNI di Ciracas dan sekitarnya atas dugaan sabotase dan penganiayaan. Kemarin dini hari pada Sabtu (29/8/2020) lingkungan. Wakil Komandan Pusat Polisi Militer Indonesia, Marsma Ni Ni Toni Choko Te Katono, mengatakan dari 74 personel Intelijen Nasional Nini NiƱo, 63 di antaranya berasal dari Tentara Nasional Indonesia (AD). Sepuluh dari Angkatan Laut Indonesia (AL) dan satu dari Angkatan Laut Indonesia. UA Angkatan Udara Indonesia. Ia mengatakan, tersangka yang diduga melakukan penyerangan dan sabotase tersebut berasal dari empat unit Mabes TNI, 48 unit TNI, 8 unit TNI AL, dan satu unit TNI. Angkatan Udara. Ada delapan tersangka lebih banyak dari minggu sebelumnya.

Selain itu, kata dia, sebanyak 144 personel TNI dari tiga departemen TNI yang terlibat dalam insiden itu diselidiki.

Dari 144 personel TNI, 106 dari TNI, 13 TNI AL, dan 25 TNI AU.

Baca: Puspomad Mengecek Insiden Dandim Timur dan Danramil Pasar Rebo di Jakarta Terkait Insiden Ciracas

Joko menyampaikan hal tersebut pada jumpa pers di Mabes Polri TNI Angkatan Darat, Jakarta Pusat, Rabu (7/10). / 2020). – “Personel yang diwawancarai dan yang menetapkan tersangka. Pertama, terhitung sejak 6 Oktober 2020, TNI sudah melakukan pemeriksaan 63 dari 106 orang. Pada saat yang sama, TNI AL sudah memeriksa 10 tersangka. Delapan dari mereka terjadi pada 22 September, kata tersangka lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *