Ponco: Dikepung di bawah sampul demonstrasi “Job Creation Act”, diselamatkan oleh Brimob

Jakarta TRIBUNNEWS.COM- ReporterMerahputih.com Ponco Sulaksono kini kembali ke keluarga tercinta.

Sebelumnya, Ponco dikabarkan kehilangan kontak saat menutup-nutupi protes terhadap UU Cipta Karya yang sempat ricuh di Jakarta Pusat.

Setelah kehilangan kontak berjam-jam, akhirnya diketahui bahwa Ponco dianiaya dan dianiaya pada 9 September 2020 (9/10/2020) di Mapolda Metro Jaya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Penganiayaan oknum Ponco mengungkapkan bahwa pada Kamis (8/10/2020), polisi menggelar aksi unjuk rasa menentang Undang-Undang Cipta Kerja (UU) atau UU Komprehensif di kawasan Gambier, Jakarta Pusat.

Baca: Dalam Proses Demo Hukum Penciptaan Lapangan Kerja, Jurnalis Jadi Korban Alat: Usulan Anggota DPRD, Polri Lakukan

Baca: 7 Jurnalis Jadi Polisi wanita Korban Kekerasan: Ponsel Thohirin mengkritik bahwa dia tidak dapat menghubungi ponco-pemimpin redaksi yang menugaskan Ponco ke acara tersebut untuk ribuan siswa.

Demonstrasi menguntungkan sebelumnya berubah menjadi bencana.

Ribuan siswa bentrok dengan polisi yang mengenakan pakaian anti huru hara dan memegang perisai.

Saat terjadi konflik di kawasan Gambier, Ponco berada di terminal bus Gambier, pusat konflik. –Dia memutuskan untuk bersembunyi di dalam rumah di bawah batu, botol kaca dan kayu dan menjebaknya.

Terutama ketika polisi menembakkan gas air mata ke kerumunan siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *