Reza Artamevia secara aktif menggunakan Sabu dan menghadapi hukuman 12 tahun penjara

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Penyanyi Reza Artamevia ditangkap polisi karena menggunakan sabu.

Karena perilakunya, Reza dijatuhi hukuman hingga 12 tahun penjara. Kami masih mengusut Pasal 112 ayat 1, Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tentang Narkotika Tahun 2009, yang diancam dengan pidana penjara paling sedikit empat tahun dan pidana penjara paling lama 12 tahun, “Poda Sinduye ( Kepala Humas Palda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (Pol Yusri Yunus) saat jumpa pers, Minggu (6/9/2020).

Baca: Polisi kepada Reza Artamevia Usai menelpon, dia sudah menggunakan ganja bulan selama empat bulan – kini, seorang pengusaha sabu berinisial F sudah terlacak dan masuk dalam Daftar Orang Paling Dicari (DPO).

“Kami masih mencari. Saya harap kami akan mengungkapkannya secepat mungkin. Dia melanjutkan, ”lanjut Yusri. “Penangkapan Reza semula berdasarkan laporan masyarakat bahwa dia terlibat narkoba dengan dua temannya. Kemudian kami menggeledah rumahnya. Di Cirendeu, kami menemukan penyedot debu dan korek api,” kata Yusri. -Hasil polisi mendapatkan barang bukti sabu 0,78 gram, disusul dompet dan penyedot debu atau senjata rokok. Adapun Reza yang mulai mengonsumsi sabu saat pandemi Covid-19.

“Terkait hasil pemeriksaan, dia sudah di rumah sekitar 4 bulan saat pandemi Covid-19. Ini pengakuannya,” lanjutnya. Yusri mengatakan: “Terkait ini kita juga paham motivasinya. Semua tokoh masyarakat yang ditangkap memang mengisi celah waktu di Tanah Air.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *