Petugas bandara menemukan puluhan reptil Australia di Pulau Papan belum diselundupkan ke Indonesia

Tangerang TRIBUNNEWS.COM-Satuan Reserse Kriminal Polri Bandara Soekarno-Hatta Tangerang berhasil mendeteksi adanya kasus penyelundupan satwa liar.

Pada Kamis, sebanyak 153 ekor reptil ditemukan di terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta (03/6/2020). -Membaca: Dalam pelarian, Nurhadi diduga dilindungi jenderal, BW: Saya rasa KPK tidak berani mengusut-perkara itu diungkap agen-agen mencurigakan di empat boks di terminal kargo. Setelah dilakukan verifikasi, keempat kotak tersebut berisi 153 reptil ilegal.

Menurut polisi, reptil tersebut dikirim dari Ambon ke Jakarta untuk diperdagangkan. — “Ada 4 spesies Escherichia coli dan 153 spesies hewan. Ada 4 spesies. AKBP Yessi Kurniati (05/06/2020), Wakil Direktur Utama Bandara Soekarno-Hatta, mengatakan pada Jumat:” Ada Ular Monopohon, Soa Layar dan ular di sana. . Patola Halmahera dan kadal Panana atau lidah biru “. 45 ekor, kemudian ular Monopohon 20 ekor, ter halus ular Patola sampai 3 ekor. Kadal lidah biru tersebar di Maluku, Papua dan Australia 45 jenis, kemudian ular Monopohon 20 ekor, Sering disebut python terkecil di dunia, itu hanya ditemukan di Papua dan Papua Nugini, jelas Australia, ā€¯lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *