Bupati baru menjatuhkan sanksi karena marah terhadap direktur vandalisme itu

TRIBUNNEWS.COM, Kepala Badan Kepegawaian Diklat Tangerang-Tangerang Selatan (BKPP Kota Tansell), Appendi membenarkan bahwa rekrutmen mahasiswa baru dilakukan oleh Kepala Benda Baru di desa baru untuk masuk WSAN 3 Tangsel.- — Menurutnya, tindakan anak buahnya dipicu tuntutan masyarakat sekitar yang dipimpin Saidun. .

“Ya (benar). Dia (masyarakat) minta sekolah di sini, tidak lebih,” kata Abendi usai ditemui di gedung WSAN Tangsel 3 Pamulang Benda Baru, Jumat (17/6/2020). Pihak tersebut akan menyelidiki kasus yang mengarah ke manajer distrik.

Bacaan: Di Kantor Kepala Sekolah, Kepala Baru Benda Baru itu geram dan mengaku menitipkan calon siswanya ke SMAN 3 Tangsel

Ia menilai tindakan ini melanggar kode etik Sistem kepegawaian sipil (PNS).

“Pegawai telah memenuhi kode etik profesi yang diwajibkan untuk melakukan code review kepegawaian. Namun secara pribadi ia meminta maaf kepada pihak sekolah. PP No.53 2010 berupa tindakan disipliner ringan, sedang dan berat. – Untuk kasus Saidon, Tidak menutup kemungkinan adanya tindakan disipliner yang serius, karena Pasal 4 PP No 35 Tahun 2010 berbunyi sebagai penyalahgunaan kekuasaan, dan yang kedua dibaca sebagai perantara untuk keuntungan pribadi dan / atau penggunaan kewenangan orang lain. – dalam Di antara sanksi disipliner yang tegas, terdapat beberapa poin utama sanksi, yaitu tiga tahun masa jabatan dari bawahan, mutasi ke bawahan dengan premis penurunan pangkat, pencopotan dan pengunduran diri, pemberhentian atas permintaan PNS, dan bukan pemberhentian sebagai PNS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *