Kasus kekerasan seksual pertama akan digelar di Gereja Herkulanus Depok besok

TRIBUNNEWS.COM-Sidang pertama kasus kekerasan seksual terhadap sejumlah anak di Gereja Herkulanus Depok, Jawa Barat akan digelar pada Senin (5/10/2020). Akan digelar di Bank Dunia (WIB) pukul 10.00 di Pengadilan Negeri Depok pada Senin, 5 Oktober, “kata kuasa hukum korban Azas Tigor Nainggolan kepada Tribunnews, Minggu (10 April 2020).

Sebelumnya, Arsip Kasus Kekerasan Seksual terhadap Banyak Orang Pada 10 September 2020, Kejaksaan Negeri Depok menerima seorang anak pengurus gereja SPM.

“Sebagai pengacara korban, saya bertemu Siswa Ms. Ding Ningxi, dia adalah Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk kasus seks. Kekerasan terhadap anak-anak di Keuskupan St. Herkulanus Depok, “kata Tigor, Jumat (9/11/2020).

JPU mengaku diterima Polres Depok Banyak Kasus.

Baca: Dalam Banyak Kasus Kekerasan Seksual, Jika Anak Tidak Berhadapan dengan Hukum, Apa Alasannya? -Jaksa Kasus Sisvatiningxi merujuk pada berkas delegasi. Tersangka dan bukti Saya sudah menerimanya. – “Sisvatiningsi menyatakan melalui pernyataan Tigol:” Tersangka sekarang berada di Rutan Jaksa di belakang. ” Ia mengatakan: “Namun, ini hanya sementara dan akan ditahan lagi oleh Kejaksaan Polres Depok karena Rutan Depok belum menerima narapidana saat pandemi,” tambahnya. Siswatiningsih mengatakan Kejaksaan Negeri Depok telah menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak secara profesional dan mengoreksinya sesuai ketentuan hukum.

Kami tahu bahwa tiga bulan kemudian, kasus tersebut ditangani oleh pihak tersebut, dan polisi Debord sedang menangani masalah tersebut. Akhirnya dinyatakan lengkap (P-21) dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Depok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *