Sopir itu bersaksi bahwa bocah itu tewas dalam pembuluh darah yang pecah oleh mobil ambulans Gegara

TRIBUNNEWS.COM-Seorang pasien yang diangkut ke rumah sakit dengan ambulans mengalami kejadian tragis ini.

Kecepatan ambulans diblokir oleh pengemudi lain, dan seorang bocah lelaki berusia enam tahun akhirnya meninggal. Kecelakaan itu terjadi ketika ambulans mengangkut seorang bocah laki-laki berusia enam tahun dalam kondisi kritis.

Namun, di tengah perjalanan, ambulans tersebut justru terhalang oleh mobil Kijang. –Sayangnya, kejadian tersebut berakhir saat ia berusia enam tahun dan bocah lelaki yang dibawa dengan ambulans tersebut akhirnya meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi pada hari Jumat (14 Agustus 2020) lalu di Garut. – • Ambulans sengaja diblokir hingga pasien meninggal. Pengemudi hanya diancam akan mendekam di penjara selama sebulan

• Seorang anak yang sakit parah meninggal dunia. Akibat kemacetan mobil Kijang dan undangan kompetisi, ambulans datang terlambat 5 menit — jika digunakan untuk merawat pasien, waktu yang terbuang percuma di jalan akan sangat berharga bagi penderita pecahnya pembuluh kepala.

Karena tersumbatnya kendaraan Kijang, ambulans tiba e.

Sekalipun itu adalah relawan, pengemudi tidak memperhatikan cara mencari ambulans ini.

Sopir ambulans dan relawan juga bersaksi.

— Informasi selengkapnya =======>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *