Penggerebekan bertopeng di selatan Jakarta, kavaleri emosional nyaris bertabrakan dengan perwira tersebut

Wartawan TribunJakarta.com Annas Furqon Hakim melaporkan-Jakarta Tribunnews.com-Tiga pilar blok Mampang Prapatan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP menggelar operasi yustisi di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu. (16 September 2020). -Selama operasi, petugas polisi hampir bertengkar dengan kavaleri ilegal. -Pengemudi sedang mengendarai Jalan Kapten Tendean ke Pancoran. Pensiun, laki-laki, perempuan, anak-anak dan pelajar dibersihkan saat penggerebekan Satpol PP-petugas juga menangkap pengemudi.

Tapi dia menolak saat memburunya.

“Jangan lakukan itu,” kata pengemudi itu. — Dia mengaku membawa topeng. –Namun, karena dia terburu-buru, dia lupa menggunakannya.

— “Aku membawa Pak (topeng). Tapi ketika aku ingin pergi ke kantor, aku terlambat.”

Dia juga mendorong pengemudi dan petugas itu melawan satu sama lain.

Namun, Kapolres Manbang Prapatan Suharvo boleh jadi ikut campur soal ini.

Pada akhirnya, pengemudi yang melanggar tidak diadili dan melanjutkan perjalanannya.

Artikel ini sempat tayang di Tribunjakarta.com dengan Judul Topeng Rampa di Mampang, Pengendara Standar Hampir Kena Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *