Anies menggantikan almarhum Saefullah dengan Sri Haryati sebagai Plt Sekretaris Daerah DKI

Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menunjuk Sri Haryati sebagai Plt Sekretaris Daerah (Sekda) DKI. Setelah kematian Saefullah pada 16 September 2020, jabatan itu kosong. Anies memimpin proses pelantikan Sekretaris Daerah DKI Jakarta yang dilaksanakan pada 7 Juli 2020 di Balaikota di pusat kota Jakarta. Pidatonya membuat Anis berharap pelaksana tugas Sekda dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Karena menurutnya, tugas yang harus diselesaikan di masa mendatang tidaklah mudah bahkan tidak mudah.

Mengingat bahwa DKI masih dalam situasi krisis selama pandemi Covid-19, itu bukanlah krisis kesehatan maupun situasi ekonomi atau sosial. Saat Nanfang bermain bulu tangkis, ia mengenang Sekretaris DKI Jakarta Saefullah, “Saya berharap penjabat sekda bisa menjalankan tugasnya secara keseluruhan. Ini masa yang menantang, tapi kita semua yakin tantangan yang dihadapi Tentunya sepadan dengan kemampuan kita. Ia menambahkan: “Dia mengembangkannya sendiri” kata Anies di balai kota, Rabu (7/10/2020). – “Karena itu tidak ada kemungkinan istirahat, harus cepat-cepat. Pergilah. Pengangkatan sekretaris daerah sementara berlangsung sesuai dengan itu. Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah dan Menteri Dalam Negeri, Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2019 tentang Pengangkatan Sekretaris Daerah Gubernur DKI Jakarta, Surat Nomor 352 / -082.7 tanggal 23 September 2020, Menteri Surat D Alam Negeri Republik Indonesia No. 821/5423 / SJ tanggal 30 September 2020 dan Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 1010 tentang Pengangkatan Plt Sekda Provinsi DKI Jakarta.

Baca: Usai Ikuti 6 Bulan Sebaran Covid-19 Pemberantasan Gerakan Demokrasi Indonesia, Anis Tak Berharap Saefullah Tewas Akibat Corona

Sri Haryati sebagai Sementara Peran sekretaris daerah akan luar biasa dalam tiga bulan ke depan, atau sampai hasil pemilihan umum sekretaris daerah tercapai, akan diberikan kepada presiden melalui Kementerian Dalam Negeri untuk diangkat sebagai pejabat terakhir. — “Untuk Sekretaris Daerah Sementara, kami berharap dia bisa menghubungkan semua kegiatan tingkat menengah bersama-sama sehingga mereka bisa berkoordinasi penuh untuk semua orang.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *