Akibat aturan “malam”, para pedagang kecil Depok berteriak dan Satpol langsung menutup gerai baru

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK-Pedagang menyerukan kebijakan yang membatasi aktivitas warga di Kota Depok.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok telah menerapkan kebijakan yang membatasi aktivitas warga hingga pukul 20.00. WIB.

Hal tersebut terkait dengan peningkatan positif Covid-19 di Belimbing.

Tadi malam, Senin (31 Agustus 2020), Satpol PP Depok) Sebuah bakti sosial digelar langsung menghadap Jalan Raya Margonda, dan mengimbau seluruh masyarakat yang masih aktif.Tak hanya pembatasan aktivitas warga, pengoperasian toko, tempat makan, restoran, perkantoran, dan tempat kerja lainnya hanya bisa berlangsung hingga 6: 00 WIB .

Membaca: Buka Malam Hari, Depok Shopping Center tutup pukul 18.00 WIB

Sebagian besar pelaku usaha mengaku tidak paham dengan kebijakan yang membatasi aktivitas warga.

Seperti halnya Kardinah, seorang pedagang ketoprak di Jalan Raya Margonda, ia mengaku baru mengetahui kebijakan tersebut. Ini dilakukan melalui acara sosial malam ini.

Bagi wartawan, Kardinah yang sudah bernegosiasi sejak 2015 mengaku kebijakan ini cukup berat baginya. Pasca keluarnya Maghreb, kebijakan ini diperintahkan untuk dibatalkan, “kata Cardina di Jalan Raya Margonda di Pancoran Mas, Senin malam (31/8/2020) .- Cardina berharap kebijakan ini bisa lebih lanjut. Merusak penghasilannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *