Hasil otopsi seorang reporter TV subway menunjukkan luka tajam di bagian leher dan dada

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Hasil otopsi (26 tahun) reporter TV swasta Yodi Prabowo (Yodi Prabowo) menunjukkan tubuh korban menunjukkan banyak tanda luka. Otopsi dilakukan di RS Polri Karamat Jati, Jakarta Timur. Yusri mengatakan kepada Tribunnews, Sabtu (11 November 2020): “Hasil otopsi ada benda tajam di leher dan dada. Selama ini hasilnya seperti ini.” — Ia pun menuturkan kepada para korban Hasil otopsi menunjukkan bahwa korban meninggal 2-3 hari setelah mayat ditemukan.

Baca: Bedah mayat, Jenazah wartawan Metro TV berada di samping tol JORR selama 3 hari.

“Katanya di TKP diperkirakan hasil visum 2 sampai 3 hari.” Yusri mengatakan, sejak itu pihaknya sudah mewawancarai 12 saksi dalam kasus tersebut.

Polisi juga membentuk tim khusus untuk menyelidiki kasus tersebut. Dia menyimpulkan Yodi masih bekerja di TKP-Yodi dikabarkan dibunuh-Direktur Reserse Kriminal Polres Pesanggrahan Iptu Fajrul Choir mengatakan bahwa jenazah Yodi berada pada Jumat (7 Oktober 2020) sekitar pukul 11 ​​siang pada Jumat. Ditemukan pada anak-anak dengan layang-layang. WIB: 45 pagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *