Kapolres Muara Gembong dan 7 anggota Polsek Bekasi dinyatakan positif Covid-19 setelah mendapatkan demonstrasi berdasarkan UU Cipta Kerja

Bekasi TRIBUNNEWS.COM-Delapan anggota Polres Metro Bekasi dinyatakan positif Covid-19 usai melakukan protes keamanan terhadap UU Cipta Karya. Delapan anggota tersebut terdiri dari tujuh anggota polisi dan Kapolsek Siqikarang Muralagon.

“Polsek Sichikalang memiliki tujuh anggota aktif Covid-19, yang diketahui setelah aksi protes (UU Cipta Kerja). Kapolsek Muaragembong mengatakan:” kata Hendra, Sabtu (17 Oktober 2020). -Harap Baca Juga: CCTV Rekam Seorang Mahasiswa asal Bekasi yang Mencuri Rekaman CCTV dari Restoran.

Hendra menjelaskan, seluruh karyawan yang terpapar Covid-19 memang terlibat langsung dalam pengelolaan aksi protes yang berlangsung pekan lalu. Pusat demonstrasi adalah Cikarang Barat.

Massa dan petugas polisi di daerah itu cukup bermasalah.

“Kalau Sichkalang memang pusat protes kemarin, seperti di kawasan industri dan” tar ang dia “di Warung Bongkok. Lihat juga: 355 protes menentang UU penciptaan lapangan kerja yang aman di Kabupaten Bekasi Mereka dilewati dan diputuskan masuk pintu tol. Pasca demonstrasi UU Cipta Kerja oleh delapan anggota Polsek Bekasi, mereka yang dinyatakan positif Covid-19 digolongkan asimtomatik. Setelah pemeriksaan rutin anggota badannya dipastikan positif.Karena mereka OTG dan saat ini dalam isolasi mandiri, semoga segera pulih kesehatannya.Presentasi hukum-Tentang pelayanan Polres Cikara ng Barat atau Muara Gembong Bersamaan dengan itu, tetap beroperasi sesuai kesepakatan dan tingkatkan kesehatan seperti biasa.

“Pelayanan tetap beroperasi sebagai SKCK (Surat Keterangan Polisi) untuk menyenangkan warga yang ingin memberikan pelayanan untuk menjaga perjanjian kesehatan,” jelasnya. Katanya: “Saya dan kesehatan Departemen, departemen industri berkoordinasi untuk menguji karyawan yang berpartisipasi dalam protes kemarin untuk masing-masing perusahaan.

Artikel ini sudah tayang, Judul di Tribunjakarta.com “Delapan Polisi Bekasi Tunjukkan Penolakan UU Cipta Karya Pasca Aktif Pengamanan Covid-19”,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *