Kisah konsep pernikahan Drive Thru menjadi panggung di Bekasi

Reporter TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar Lapor-Bekas TRIBUNNEWS.COM-Resepsi pernikahan pengantin baru yang digelar Yunita dan Karim di Bekasi menceritakan asal muasal konsep unik pernikahan.

Khais Akbar, pemilik Gakha Wedding, adalah organisasi layanan yang menyelenggarakan acara untuk keluarga pengantin wanita.

Khais mengatakan bahwa keluarga mempelai wanita menyatakan penolakannya ketika mereka mengusulkan konsep mengemudi di upacara pernikahan.

“Sebenarnya, ketika kami mengangkat poin ini, Case berkata pada hari Sabtu:” Pernikahan adalah tempat di mana teman dan keluarga bertemu. “Menurut orang-orang itu, sedikit perselisihan. (8/8/2020).

Baca: Aurel Hermansyah Ungkap Konsep Nikahi Atta Halilintar dan Orang Sebelum Nikah memanggilnya Aneh

Namun, saat ini Keys terus menjelaskan kepada pelanggannya bahwa pada pandemi Covid-19, konsep direct drive adalah yang paling aman. Dijelaskan bahwa konsep through train sangat mendukung usulan pemerintah, terutama Itu adalah perjanjian sanitasi. Dia mengatakan bahwa karena akhirnya di masyarakat, mereka akhirnya ingin mengikutinya.

Meskipun demikian, Hayes mengusulkan konsep lain pada perjamuan pernikahan klien. Itu adalah saudara tiri saya.

Konsep ini adalah pernikahan biasa yang baru. Resepsi akan diadakan di tempat tertutup atau di tenda untuk membatasi tamu yang hadir.

Namun, orang tua kedua mempelai ingin mengundang banyak tamu, jadi baru Konsep “Kami tidak mampu menyelesaikan sebuah pernikahan biasa.

” Kami juga sedang mempersiapkan pernikahan biasa yang baru, tapi karena banyaknya undangan, tidak mungkin untuk memasukkannya ke dalam karya seperti itu, “ujarnya. Dua hari sebelum dimulainya, “Makanya kita atur di tengah-tengah pernikahan, atau mengundang banyak tamu, tapi menjaga kesepakatan yang sehat,” tambahnya. Case menyebutkan bahwa ini akan menjadi pernikahan pertama WO Gakha sekaligus pernikahan pertama di Bekasi.

“Sungguh, kami melihat konsep ini dari foto dan video sangat awal. Dia mengatakan bahwa kami akan menerapkannya hari ini di pass-by wedding di Malaysia. (*)

Artikel ini Dipublikasikan di Tribunjakarta.com dengan judul “Kisah Konsep Mendorong Nikah di Bekasi, Pesta WO: Keluarga Pengantin Ditolak”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *