Bukan pemilik SIKM DKI Jakarta, polisi menjatuhkan sanksi kepada 28.538 mobil

Laporan wartawan Tribunnews.com Igman Ibrahim-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya mengabarkan, sebanyak 28.538 pengemudi yang tidak memperoleh Surat Izin Ekspor Jakarta (SIKM) telah dilakukan tindakan yang telah dilakukan selama 11 hari berturut-turut. Kembali ke titik awal. , Minggu (6/7/2020) .

Sambodo mengatakan, pembalikan terdiri dari berbagai jenis angkutan umum atau kendaraan roda empat atau dua milik pribadi. Ia menyimpulkan: “Berdasarkan data pembalikan di wilayah DKI Jakarta, sepeda motor sebagian besar adalah sepeda motor, sedangkan di luar wilayah DKI adalah mobil pribadi.” Selama masa transisi: ubah Pergub ke Perda dan pertahankan SIKM

Baca: Dari Gedung Putih Di Golden Gate, aksi post-mortem George Floyd dilanjutkan-untuk referensi, agen memberi SIKM dua opsi untuk tindakan yang diambil oleh pengemudi yang tidak mengambil tindakan, yaitu membalikkan kendaraan. Dan mereka tidak diperbolehkan memasuki Jakarta, atau harus mengarantina atau mengarantina kendaraan di dalam kendaraan di lokasi yang telah disediakan oleh pemerintah selama 14 hari. Hal tersebut sejalan dengan ketentuan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta tahun ke-44 tahun 2020 yang membatasi kegiatan perjalanan olahraga khusus ke luar Jakarta dan / atau ke dalam wilayah ibu kota untuk mencegah penyebaran COVID-19. Setiap warga negara yang ingin masuk atau keluar Jakarta harus memiliki SIKM.

Polisi merupakan pos isolasi 20 titik. Pos tersebut merupakan pemeriksaan SIKM yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, Kabupaten Bekasi dan Tangerang.

Sebanyak 9 pos pemeriksaan SIKM di Jakarta merupakan isolasi tingkat pertama. Sementara itu, 11 pos pemeriksaan SIKM yang didirikan di Kabupaten Bogor, Bekasi, dan Tangerang merupakan isolasi lapis kedua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *