PSBB transisi DKI Jakarta harus diawasi secara ketat

Liputan Tribunnews.com Chaerul Umam-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Fraksi PKS IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mendukung perpanjangan PSBB transisi ke DKI Jakarta, dan fokus pada berbagai aspek analisis data. -Mufida menyatakan, perluasan PSBB DKI Jakarta bertujuan menjadi PSBB untuk transisi menuju sistem yang aman, sehat dan efisien, yang dapat menjadi contoh bagaimana mengambil respon kebijakan yang tepat sasaran dan tidak tergesa-gesa terhadap Covid-19. Berbagai tim ahli kesehatan dapat menjadi tolak ukur untuk menerapkan kebijakan baru tersebut. Hasil dari indikator ini adalah PSBB terus diperluas dengan melonggarkan kegiatan yang benar-benar sesuai dengan kesepakatan, ”kata Mufida kepada wartawan, Sabtu (6/6/2020). Pemulihan ekonomi itu penting dan ada kepentingan perolehan DPA bagi Pemprov, tetapi kegiatan ekonomi Relaksasi dan restart akan dilakukan secara bertahap, antara lain pembatasan kapasitas dan kesepakatan yang ketat, kemudian disiplin masyarakat dan pelaku serta pengawasan ketat terhadap area tempat relaksasi dimulai, seperti perkantoran, restoran, angkutan umum, tempat ibadah, pusat perbelanjaan dan pertama. Area satu panggung, “kata Mufida. Gao Feng memprediksikan bahwa pada bulan Juni, puncak gelombang listrik, Teluk Herma mendukung perluasan PSBB Jakarta: Tuan Gubernur yang Bijaksana adalah

dia membutuhkan pengerahan personel untuk secara langsung mengawasi aktivitas jika memungkinkan.

“Pastikan kegiatan memenuhi kemampuan yang dibutuhkan. Pada tahap pertama, sekaligus memastikan bahwa kegiatan yang tidak sah seperti tahap kedua sekolah akan tetap sesuai dengan aturan,” ujarnya. Mufida mengatakan, meski ada relaksasi, perlu dipahami semua kalangan bahwa DKI Jakarta selalu mengadopsi PSBB. -Oleh karena itu, kata Mufida, bukan berarti relaksasi PSBB ini menjadi normal baru dalam acara tersebut.

Dia menunjukkan bahwa perluasan PSBB merupakan langkah untuk mencapai Pemb Feeling dari gaya hidup sehat dan aman sesuai dengan protokol Covid-19. – “Kebijakan utamanya adalah memperluas PSBB ke transisi yang aman, sehat, dan produktif dari PSBB. Dengan begitu, persoalan yang diatur secara ketat dalam PSBB tetap berlaku. Sekalipun banyak departemen rileks, bukan berarti DKI Jakarta akan memberlakukan normal baru Pemahaman seperti ini sangat penting agar tidak menimbulkan kebingungan di tempat kejadian, ”kata Mufidah. Basweidan mengumumkan perluasan tindakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) pada hari Kamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *