Walikota Tanser marah pada kantor direktur dan tidak akan dipecat

Tanger TRIBUNNEWS.COM-Petugas Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kota Tangerang Selatan (BKPP Kota Tanger) mengatakan Saytun masih aktif menjabat sebagai Kepala Benda Baru (Benda Baru). -Kepala BKPP Apendi BKPP di Tansell mengeluarkan keterangan identitas Saideng yang mengaku diduga sebagai tersangka saat rusaknya fasilitas SMAN 3 Tanger City. Abendi mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyusun hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya.

Menurutnya, langkah ini untuk mengusut pelanggaran kode etik anak asuh calon siswa yang berujung pada rusaknya fasilitas SMAN 3 Kota Kota. Tangsel .

“Pada Selasa 25 Agustus 2020, tim investigasi melakukan peninjauan dan sedang menyusun rekomendasi disipliner,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Pamurang menaikkan status Syedon sebagai tersangka perusakan fasilitas SMAN 3 Kota Tangsel. – Kapolsek Pamurang Kompol Supiyanto melaporkan, setelah statusnya dinaikkan, Supiyanto mengatakan, Rabu (19/8/2020),: “Kasus partai sudah diusut.” “Kasus itu ditemukan dalam dua barang bukti. Hasil Judul, Jadi Tersangka Terlapor Jadi Tersangka Pidana. ”Baca: Kepala Desa yang Marah di Ruang Bu Tidak Ditahan. Begini Penjelasan Kapolsek Pamulang-Baca: Kepala Desa Kota Saidon Jelaskan bahwa dia marah kepada kepala sekolah di ruang penjara karena siswanya dipercayakan untuk menolak masuk ke SMA

Artikel tersebut dimuat di Wartakotalive dengan judul Dalam Keadaan Fasilitas WSAN 3 Tangsel Rusak Curiga, Saidun masih menjadi kepala desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *