Karena itulah PSBB Jakarta memanggil Walikota Rahmat Effendi Kota Bekasi

Bekasi TRIBUNNEWS.COM-Hari ini, Senin (14 September 2020), langkah-langkah pembatasan sosial (PSBB) skala besar DKI Jakarta mulai diberlakukan.

Implementasi PSBB di Jakarta dinilai bermanfaat bagi masyarakat Bekasi, Jawa Barat.

Pepen (panggilan akrab Rahmat Effendi) menjelaskan bahwa PSBB Jakarta baik untuk kota patriotik. — “Kita diuntungkan, DKI yang mengurus PSBB,” kata Rahmat Effendi, Minggu (13/9/2020).

Faktanya, Jakarta dianggap sebagai episentrum Covid-19, dan banyak warga Bekasi yang tinggal di sini. modal.

Pergerakan masyarakat, khususnya buruh di Bekasi, terbatas. Menjelaskan rendahnya kemungkinan penyebaran Covid-19 di Bekasi.

“Artinya, pekerjaan terbatas dan interaksi antara kita dan orang sangat sedikit. Itu baik untuk kita. Kita akan terpengaruh karena hampir 50 hingga 60 persen aktivitas pekerja kita mengalir ke Jakarta.- — Selain itu, mencegah kemandulan perkantoran juga dapat mengurangi kemungkinan penularan melalui cluster keluarga .

Baca: Kabupaten Bekasi Nol Covid-19 8 Wilayah, Ini Daftarnya – Baca: Kabarnya Keluarga Bekasi Meninggal di mahkotanya, jenazahnya dikuburkan bersama- “Kalau ada larangan di sana (Jakarta), berarti tidak ada yang bisa ke sana. Kalau di sini (Bekasi) masih ada, karena kita kawasan transit, “ujarnya. Lebih Rahmat Effendi .

Berbeda dengan Jakarta yang kembali memberlakukan PSBB, Pemkot Bekasi sepertinya lebih memilih memperkuat rencana RW Siaga Guna mengurangi penyebaran Covid-19, itu RW backup, RW dan komponen lainnya bisa dicegah dan bisa mengisolasi warganya. Katanya, jangan tinggalkan barang orang di dekatnya ya dibiarkan, dibiarkan pergi tidak ada masalah, Tapi sesampainya orang ini harus melapor ke RW. — Artikel ini pernah tayang di Wartakotalive dengan judul Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Besok PSBB Jakarta: Kita punya keuntungan,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *