Sandi menjelaskan izin usaha mudah ke DKI dalam waktu kurang dari 45 menit

Sandiaga Salahudin Uno, pendiri TRIBUNNEWS.COM, Jakarta, mendesak pemerintah untuk mendorong perizinan komersial, khususnya bagi usaha kecil dan menengah (UMKM). -Ini dilontarkan Sandi usai mendengar keluhan masyarakat yang mengaku kesulitan memperoleh izin usaha dari birokrasi pemerintahan terkait. Anies Baswedan .

Saya di teruskan oleh warga saat masih bertugas di Pemprov DKI di Jakarta, dan sudah terselesaikan, karena yang perlu kita lakukan pertama-tama adalah mempermudah perizinan, misalnya kita membantu ok melalui program OCE perizinan komersial Sandi mengatakan dalam diskusi virtual yang dikutip, Jumat (24 Juli 2020): .

“Oleh karena itu, kami mengusulkan untuk mengajukan terobosan dalam inovasi kebijakan melalui Pergub yang dimulai sejak kami masih mikro,” Tidak Usaha kecil menengah menjadi 45 menit, ”lanjut Sandy. Pengusaha Muda (HIPMI) meyakini bahwa pemerintah telah membantu menciptakan lapangan kerja dalam mempromosikan izin usaha masyarakat.

“Semakin mudah lisensi, semakin mudah bagi orang-orang kami untuk memulai dan mengembangkan bisnis. Sandy berkata:” Tujuan utama kami adalah menciptakan lapangan kerja sebanyak mungkin, ditambah tentu saja kami semua merasa bahwa biaya hidup semakin meningkat. beban. Selain itu, Sandy, pendiri program OK OCE menekankan: Mengatasi krisis saat ini. Pengusaha UMKM atau pelaku usaha perlu dibina. Selain itu, menurut data, UMKM menciptakan sekitar 97% lapangan kerja, dan 60% perekonomian nasional merupakan kontribusi UMKM. Jika kita ingin mendorong perekonomian ke depan, kita harus menyediakan hubungan kepartaian dan memberikan kemudahan perizinan bagi UKM, ”kata Sandy. Saat ini, pinjaman online sedang booming dengan suku bunga tinggi.

Hal inilah yang menyebabkan UMKM sulit berkembang.

“Mari kita bekerja keras untuk sebuah terobosan.” Sandy berharap bank syariah atau lembaga keuangan syariah ini bisa menjadi fasilitator saat pandemi Covid-19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *