Terkait Menteri Perhubungan yang baru, Kadishub Jakarta mengatakan, Jakarta akan terus memberlakukan pembatasan ekstrem

Reporter Tribunnewsa.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Direktur Biro Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan terus menerapkan kebijakan batas muatan penumpang 50%. Dokumen Nomor 41 Tahun 2020 menjelaskan bahwa penetapan kapasitas akan disesuaikan dengan keadaan masing-masing daerah.

Mengingat ibu kota masih dalam masa transisi PSBB, DKI Jakarta terus memberlakukan pembatasan angkutan umum sebesar 50%. Untuk menjaga batas ekstrim.

Bacaan: Pusat Perbelanjaan DKI dibuka tanggal 15 Juni, namun taman bermain anak, bioskop, dan tempat fitnes dilarang

“Sesuai kondisi tersebut, tentukan kapasitas areal tersebut untuk masing-masing kawasan. Kami masih dalam pengawasan PSBB, dan kerangka kebijakan PSBB artinya selama masa transisi ini, kami akan terus memberlakukan pembatasan yang ekstrim agar masyarakat tidak serta merta menyebabkan aktivitasnya bebas dari kebebasan. / 06/2020). Ada banyak dinas yang dikecualikan, tapi masyarakat tetap diimbau untuk tinggal di rumah lebih lama.

Baca: Anies himbau lima prinsip ibadah warga DKI Jakarta

Jika ada misi atau urusan pekerjaan, katanya: “Anda bisa mengatur aktivitas di luar rumah saat keluar rumah. – “Kalau memang ditugaskan bekerja ya. Jangan melakukan aktivitas yang tidak penting selama masa transisi ini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *