Berapa biaya pasien untuk keguguran? Adalah referensi

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Klinik Aborsi SWS, Sp. OG menentukan bahwa harga bervariasi untuk setiap pasien. -Harga yang diminta tergantung pada usia rahim calon pasien.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, janin yang boleh ditindak terbagi dalam empat kriteria. -Makin tua janin pasien, semakin tinggi harga yang harus dibayar pasien.

“Masalah biaya sebenarnya tergantung dari ukuran atau umur janin. Usia janin disini terbagi menjadi empat standar, yaitu 6-7 bulan, 8-10 minggu, 10-12 minggu dan 15-20 minggu. Tergantung sulitnya pemeriksaan awal (termasuk pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan USG), ”kata Tubagus kepada Polda Metro Jaya – Rinciannya, biaya kehamilan selama 6-7 minggu itu Rp 1,5 juta, atau 2 juta. Rupiah, biaya kehamilan 8-10 minggu adalah 3 juta rupiah, atau 3,5 juta rupiah, kehamilan 10-12 minggu, Rp 4-5 juta rupiah, dan biaya 5-20 minggu dalam 1 tahun adalah 7-9 Juta Rp.

Menurut data dari Polda Metro Jaya, klinik tersebut melakukan 5 aborsi setiap hari. Rata-rata pendapatan bulanan klinik mencapai 70 juta rupee — baca: polisi membatalkan praktik aborsi klinik senen, memberikan semprotan asam pada janin dan buang air kecil — Tubagus mengatakan pembagian uang tunai Itu dilakukan dengan menggunakan sistem bagi hasil. Diantaranya, klinik, manajer dan perantara sedang mencari pasien yang ingin menggugurkan kandungan. Untuk perawatan medis, 40% dialokasikan untuk broker dan 20% untuk manajer. “- Seperti diberitakan sebelumnya, Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar dan menangkap para pelaku aborsi di sebuah klinik di Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, polisi menangkap 17 tersangka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *