Ketua DPRD DKI: Perda Covid-19 akan memastikan sanksi bagi yang melanggar perjanjian kesehatan

Laporan reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-DDP DKI Jakarta resmi menerima dokumen Peraturan Daerah (Raperda) Penanganan Covid-19. “Raperda” akan menghukum berat pelanggaran peraturan kesehatan. Ini akan dijelaskan nanti dalam Perda yang membuat penjahat menjadi pencegah nyata. “, Prasetio kepada wartawan, Kamis (2020/9/24).

Baca: Dalam dua pekan terakhir Anies menerapkan PSBB ketat, dan angka reproduksi Covid-19 di Jakarta hanya turun 0,04

Baca: Minum kopi sering bikin gigi menguning dan warnanya berubah kembali? Dokter gigi akan memberikan penjelasan-saat Perda sudah selesai dan efektif, ia berharap penerapan aturan kesehatan lebih ketat dari sebelumnya. Untuk itu, ia bertanya kepada gubernur dan jajarannya. Wakil Perdana Menteri akan terus memperkuat pengawasan di tingkat masyarakat.

“Semoga Perda ini memberi kita kekuatan hukum sehingga mereka yang tertipu dan tidak tertib bisa berperan jera,” ujarnya. -Berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah Hal ini sebagai tindak lanjut arahan pemerintah pusat agar setiap daerah di tingkat provinsi dan kabupaten / kota dapat merumuskan peraturan daerah penanganan Covid-19 secara lebih lengkap. Kewajiban dan larangan masyarakat, pembiayaan, dan perekonomian dipulihkan dari hukum pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *