Timeline penangkapan buronan Mantan Dirjen TransJakarta ini berniat mendapat perawatan alih-alih ditahan di apartemen.

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, dan Jaksa Penuntut Umum Jakarta Pusat berhasil mengamankan terpidana Donny Sarmedi Saragih (Donny Sarmedi Saragih). Jumat, 4 September 2020, WIB di persembunyiannya, ApartemenMediterania di Jakarta Utara sekitar pukul 23.00.

Donny Andy Saraji (Donny Andy) Sarmedi Saragih) divonis berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI: 12 Februari 2019, 100K / Pid / 2019 Jo. Putusan PTDKI Jakarta Nomor 309 / Pid / 2018 / PT.Dki tanggal 12 Oktober 2018 Jo.

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 490 / Pid.B / 2018 / PN.JKT.Pst 14 Agustus Pada tahun 2018, undang-undang membujuk terdakwa Donny Andy Sarmedi Saragih terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana 378 KUHPidana dan dihukum 2 (dua tahun) penjara. Dikembalikan (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, namun tidak pernah ikut dalam persidangan PK penggugat, “kata Nirwan Nawawi, Direktur Kejaksaan Negeri Jakarta, dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (5/9/2020) .- — Nirwan juga menjelaskan timeline penangkapan Donny. Sekitar pukul 17.00 WIB, tim sudah melacak nasib terpidana yang akan berobat di RSUD Jaksel.

Baca: Dijebloskan ke Lapas Salemba Sebelumnya, Andy Saragih, General Manager Mant TransJakarta, bersembunyi di apartemen tersebut — karena tak kunjung muncul, tim gabungan pindah ke apartemen Mediterania di Jakarta Utara sekitar pukul 21.00 WIB. Diyakini di sinilah tempat penghukuman. Setelah sampai di apartemen tersebut. Pelaku langsung ditangkap pada pukul 23.00 WIB, dan pelaku dibawa ke LP Salemba Level 1 Jakarta Pusat untuk dieksekusi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *