BPTJ memastikan bahwa selama PSBB dilarang untuk melarang panah dari wilayah Jabodetabek ke penumpang

Report oleh Tribunews.com reporter Hari Darmawan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-pemilik Transport Management Agency (BPTJ) Jabodetabek Pola B. Pramesti mengatakan ia dilarang mengunggah penumpang secara online dan mengangkut penumpang ke daerah-daerah yang dikenai pembatasan sosial skala besar (PSBB).

Menurut Polana, pihaknya akan memastikan bahwa ojek sepeda motor online dilarang mengangkut penumpang di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi selama PSBB.

Baca: Polisi dengan benar menangkap beberapa Ojol yang rekaman videonya menimbulkan ancaman virus tetapi tidak ditahan.Polana juga mengatakan bahwa semua pemerintah daerah yang berpartisipasi dalam pertemuan setuju dengan keputusan Parana 13 April 2020 pada 2020 Dalam pernyataan resmi pada hari Senin, 13 April 2014, “Pada ojek ini, semua peserta sepakat bahwa mereka tidak akan dapat mengangkut penumpang dari Jabodetabek selama periode implementasi PSBB.” Dia menambahkan bahwa perwakilan dari provinsi, kota dan Kantor Transportasi Kabupaten dari wilayah Jabodetabek berpartisipasi dalam pertemuan BPTJ, yang diadakan melalui pertemuan jarak jauh atau konferensi jarak jauh.

“Para peserta juga sepakat bahwa aturan transportasi umum Jabodetabek harus disinkronkan satu sama lain,” kata Polana.

“Kebijakan yang dikeluarkan oleh masing-masing pemerintah daerah akan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pemerintah daerah. Dia melanjutkan.” Operasi dilakukan pada pukul 6:00, dan operasinya harus memperhatikan peraturan kebersihan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *