Anggota Ormas di Jakarta mengaku, “pejabat” menolak larangan makan di sana, bagaimana nasibnya?

TRIBUNNEWS.COM-Sebuah video yang menggambarkan seorang pria dipaksa makan di sebuah toko tiba-tiba tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut, pria berinisial BR mengenakan topi dan rompi itu menolak panggilan dari pemilik booth untuk tidak makan di sana. .

Meskipun pemilik toko telah mengetahui peraturan yang ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta saat menerapkan langkah-langkah pembatasan sosial skala besar (PSBB).

Setelah dikutuk habis oleh pemilik warung, pria itu ngotot makan di sana sepanjang waktu.

Baca: Penerapan PSBB, Ormas Rakyat di Jakarta memaksa pemilik warung sediakan makanan di tempat

“Maaf, Pak, saya tidak bisa makan di sana, “kata wanita dalam video itu. Tidak diperbolehkan? “Katakan BR .

” Tidak ada yang melarangnya. Tapi, Pemprov DKI menetapkan, “Kata perempuan …” Saya seorang petugas. Jadi saya bisa makan di sini. Seseorang mengatakan kepada saya bahwa saya adalah teguran. Tidak masalah, kalau saya protes, saya jawab, “kata BR.

Baca: Pergerakan angkutan umum dimulai pada fase kedua fase kedua PSBB di Jakarta

Kompas berkurang. Insiden com .– – 1. BR adalah anggota FKDM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *