Virus korona belum dinyatakan negatif, dan walikota Bogor sedang menunggu hasil tes usap ketiga

Bogor TRIBUNNEWS.COM – Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dinyatakan positif mengidap coronavirus atau Covid-19.

Bima Arya diizinkan pulang setelah dirawat di rumah sakit di Kota Bogor.

Baca: Lebih dari 1.000 orang ikut serta dalam pemeriksaan cepat virus Corona di Kemayoran

Namun, meskipun ia diizinkan untuk kembali ke kota asalnya, ia belum menerima tes negatif virus Corona.

Dia masih harus menunggu hasil dari tes usap ketiga untuk benar-benar memastikan bahwa tidak ada virus korona. .

Bima Arya mengatakan bahwa setelah 14 hari perawatan di Rumah Sakit Kota Bogor, ia melakukan tes usap pertama. Di sana, hasil sampel tenggorokan dan cairan hidung dikirim ke laboratorium di Jakarta.

Tiga hari kemudian, dikonfirmasi bahwa Bima negatif untuk Covid-19. Seperti rata-rata pasien Covid-19, ia harus kembali ke pil untuk kedua kalinya.

Kali ini, tenggorokan dan hidungnya dikirim ke laboratorium Bandung. Satu hari kemudian, hasil tes Swab kedua keluar. Anehnya, hasil kedua menunjukkan bahwa bahkan dalam kisaran yang masuk akal, ia masih akan terkena virus korona.

“Karena itu, Anda masih belum bisa mengatakan bahwa saya yakin atau negatif. Mungkin karena sedikitnya jumlah virus, ada margin kesalahan di laboratorium Jakarta,” jelas Bima, Senin (4/4). 13/2020) Diwawancarai oleh konferensi video.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *