Guna memudahkan pengukuran suhu penumpang KRL, KCI menambah 10 stasiun pemindai termal

Laporan wartawan Tribunnews Hari Darmawan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambahkan pemindai termal untuk memudahkan pengukuran suhu calon penumpang kereta listrik (KRL). Presiden Anne Purba mengatakan, seiring dengan perluasan pembatasan sosial massa transisi (PSBB), pihaknya akan menambah pemindai termal di sepuluh stasiun. Anne mengatakan dalam keterangannya, Jumat (7/7/2020), dari 80 SPBU yang melayani KRL memiliki tambahan wastafel selain toilet. Catatan KCI pada awal pekan ini menunjukkan jumlah penumpang KRL mengalami peningkatan. 8% -Baca: Foto VIRAL PT KCI Ungkap Insiden Penumpang KRL yang Mengangkut Penumpang Difabel-Anne mengatakan KCI akan terus menambah jumlah sumur di stasiun KRL untuk memudahkan pengguna sebelum dan sesudah menaiki rangkaian Cuci tangan pakai sabun dan air, Annie berkata: “Tanda antrian digunakan sebagai pedoman. Anni melanjutkan, marka antrian ini menandai posisi duduk dan berdiri pengguna berdasarkan kapasitas 74 orang yang dipasang di setiap KA di seluruh rangkaian KRL. Di KA, agen antre di stasiun melalui aplikasi sesuai aturan kapasitas. Karantina kabupaten. Terkait SK Menteri Kesehatan, SK Menteri Perhubungan, SK Gubernur DKI Jakarta, dan pengumuman Pokja Manajemen Covid-19.

“Proto La Anni menyatakan KRL dimulai Februari 2020. Ini disosialisasikan dan akan dioperasikan pada Maret 2020. Dengan adanya rumusan regulasi yang berlaku, kesepakatan tersebut diselesaikan dan secara bertahap diperbaiki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *