Warung Karang Tengah melanggar segel PSBB dan teriak Satpol PP kepada pemiliknya

TRIBUNNEWS.COM-Satpol PP ingin menyegel kedai kopi di Karang Tengah, Tangerang karena melanggar batasan sosial massal (PSBB).

Namun, upaya ini ditentang oleh dua orang yang dicurigai “menjadi pemilik”. Kafe. -Menurut informasi yang didapat, petugas Satpol PP Kota Tangerang berteriak-teriak .

Kalaupun kapasitas warnet melebihi 50% dari yang dijadwalkan, diperkirakan akan menyebar Covid-19.

Baca: Rencana Mogok Kerja, Menaker Mengenang Potensi Penularan Covid-19 -sebelum segel hendak dilakukan, petugas menemui perlawanan. Keduanya mengaku mengenal beberapa pejabat kabupaten. -Pemilik kafe diduga tidak menerima segel tersebut dan dilaporkan berkoordinasi erat dengan pengambil keputusan politik. -Koordinasi dengan aparat Karang Tengah di kawasan Muspica, termasuk Kapolsek Danramil dan Polsek

Petugas Satpol PP Kota Tangerang yang ditangkap diduga merupakan pemilik warung makan di kawasan Tengah Karang karena akan diblokir karena melanggar masyarakat skala besar pada Minggu (10 April 2020). Pembatasan (PSBB).

“Pak, saya sudah koordinasi dengan penanggung jawab Jalan Muspika. Pak tolong jangan lanjutkan disini! Serang pemilik warnet.

Kejadian itu terjadi pada Minggu malam (4/10/2020) , Dan asyik ngobrol di media sosial, video berdurasi sekitar dua menit itu tersebar luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *