Korban pelecehan muda, ditinggalkan oleh orang tuanya di Universitas Durham Sawitt, diterima di sekolah

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kasus penganiayaan anak di Kota Durham Savit, Jakarta Timur, terungkap-Abdul Mihrab (40 tahun), ayah yang diduga menyalahgunakan RPP putri tirinya (12 tahun) . Dalam pengembangan sawit Duren, korban juga ditelantarkan-tak hanya itu, ibu kandung RPP Ade Rohmah Widyaningsih juga diduga dianiaya.

RPP tidak hanya dianiaya, tetapi juga ditelantarkan dan dieksploitasi oleh orang tuanya – Walaupun orang tua RPP sudah dewasa, ia tidak menyekolahkannya.

Meski begitu, RPP tetap semangat sekolah.

Bibi RPP Linda Sari (29 tahun), mengatakan keponakannya ingin belajar seperti anak kecil. Dia berkata, “Saya ingin menjadi seperti manusia, saya bisa pergi ke sekolah. Jadi saya tidak main-main di rumah, ‚ÄĚkata Linda menirukan pernyataan RPP kepada Duren Sawit di Jakarta Timur, Sabtu (25/7/2020).

Meski diketahui sebagai anak yang cerdas, namun pendidikan terakhir putri kandung Abdul berhenti di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) -meski RPP bisa dipelajari di Abdul (Pud), namun Ibunya dibiayai oleh nenek Abdul Narti (64 tahun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *