Sinkronisasi data ASN diperlukan untuk menghindari duplikasi data

Tangerang TRIBUNNEWS.COM-Guna menghindari duplikasi data di Sistem Kepegawaian Pemerintah Kota Tangerang, Dinas Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tangerang melakukan sinkronisasi data antara Sistem Informasi Manajemen Perangkat Sipil Negara (SIMASN) dan PNS. Sistem (SAPK). ) Badan Kepegawaian Negara Pusat (BKN) Online. – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan sinkronisasi data adalah hal yang harus dilakukan. Sinkronisasi itu sesuatu yang harus terus diupdate untuk meng-update data yang ada, “kata Walikota Jakarta mengutip ucapan walikota.

Baca juga: SIMASN harus mempercepat digitalisasi data kepegawaian

Arief berharap semua peserta bisa melakukannya dengan benar. Selama proses sinkronisasi, data yang ada dapat digunakan di Pusat atau Pusat Pengelolaan Pemerintah Kota Tangerang.Selain itu, Arief menyebutkan adanya aplikasi dan alat tersebut dapat membantu proses kepegawaian menjadi lebih cepat, tepat, dan fleksibel.

“Dengan tersedianya data kepegawaian sistem informasi ge, saya berharap proses birokrasi pengelolaan arsip kepegawaian bisa lebih cepat, akurat, dan fleksibel. Penjelasan. Pada saat yang sama, Kota Tangerang Heryanto, Direktur BKPSDM, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pegawai.

“Jika semua data terhubung dengan benar maka tidak akan ada lagi kesalahan atau Data duplikat, sehingga proses seperti pensiun, penentuan PIN dan file karyawan lainnya dapat diselesaikan lebih cepat, dan layanan dapat ditingkatkan secara otomatis. Com, bertajuk duplikasi data berita, BKPSDM Kota Tangerang melakukan sinkronisasi data kepegawaian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *