Mantan Danjen Kopassus Soenarko diperiksa ulang karena kepemilikan Senpi ilegal

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bareskrim Polri mengonfirmasi penarikan kembali mantan Panglima Kopassus Mayjen TNI (Purn.) Soenarko sebagai tersangka kepemilikan senjata api secara ilegal pada 2019.

Subpoena No. S.Pgl / 2259-Subdit I / X / 2020 / Dit Tipidum .

Subpoena dijadwalkan Jumat (16 /

Setelah dikonfirmasi, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo membenarkan somasi Soenarko .— Penyidik ​​juga akan begini. Surat tersebut dikirim ke rumahnya di Cijantung, Jakarta Timur.

“Sesuai panggilan pengadilan yang dikeluarkan penyidik, ya. Penarikan Soenarko, tersangka kasus kepemilikan senjata 2019,” kata Sambo. (Kamis, Oktober 2020). 15).

Baca juga: Berita terbaru: Polisi mengidentifikasi ketiga informan kami sebagai tersangka dan menahan mereka di pusat penyidikan

Lihat juga: Terbaru Berita: Inspektur Jenderal Polisi Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi akhirnya menahan Ba ​​Reskrim Polri. Selain itu, kata dia, panggilan pengadilan ini untuk memastikan kepastian hukum Soenarko. Jika kelengkapan dokumennya, Dokumen tersebut kemudian akan dikirim ke Kejaksaan Agung RI. Ia menyimpulkan: “Penyidik ​​berkewajiban memberikan kepastian hukum kepada mereka yang menjadi tersangka pidana. Jika isi klausul sudah lengkap dan dilaksanakan, maka akan segera dikirim. Diserahkan ke Kejaksaan untuk diadili. “- Sebelumnya diberitakan bahwa mantan Mayjen Danny Kopassus (Tanjen Kopassus) TNI (Bonn) Soenarko diduga melakukan makar dalam operasi tersebut. 22 Mei 2019, dan memiliki senjata api ilegal .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *