Operasi Patuh Jaya 2020 per 24 Juli: 1.601 pelari telah diperiksa dan 2.961 telah dikutuk

Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta Tribunnews.com-Ditlantas Polda Metro Jaya menggelar Patuh Jaya 2020 saat wabah virus corona atau Covid-19.

Hingga kemarin, Jumat (24/7/2020), operasi memasuki hari ketiga.

Baca: 1763 pelari terima tiket pada hari pertama operasi di Patuh Jaya 2020 – Hari kedua kemarin (24/7/2020), Polda Metro Jaya mencatat 1601 pelari, “2020 Hasil aksi hari kedua (musyawarah) Patuh Jaya 2015, 24 Juli 2020, jumlah proses hukum 1.601 “, kata Direktur Utama AKBP Fahri Siregar Gakkum Ditlantas Metro Jaya AKBP Fahri Siregar kepada wartawan, Sabtu. 7/2020).

Selain mengeluarkan tilang, polisi juga mengutuk keras mereka yang tidak menghukum para pelanggar. – Berdasarkan situasi di tempat, peringatan akan diberikan kepada pengemudi tanpa penalti. .

“Jumlah pengutukan keesokan harinya 2.961,” katanya.

B Menurut catatan, kendaraan yang ditangkap dalam penyerangan lalu lintas tersebut sebagian besar adalah sepeda motor, yang merupakan pelanggaran saat ini.

Sebanyak 413 sepeda motor dihukum karena melanggar peraturan saat ini. 7/2020) .

Operasi akan dilakukan dalam 14 hari ke depan, dan banyak pilihan kesehatan yang dipertimbangkan.

Ada lima pelanggaran khusus dalam tindakan ini. Lalu lintas, pelanggaran marka garis parkir, penumpang dan pengemudi yang tidak memakai helm ber-SNI, melintasi bahu jalan tol, serta menggunakan pemintal dan alarm tidak sesuai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *