SDN Pekayon Jaya VI Bekasi melakukan eksperimen pembelajaran tatap muka dan melaksanakan kesepakatan kesehatan

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-SD Negeri Pekayon Jaya VI masuk dalam daftar sekolah yang sudah mendapat izin dari Pemerintah Kota Bekasi untuk melakukan eksperimen pembelajaran tatap muka. Tatap muka.

Endang mengatakan bahwa orang tua harus membuat surat pernyataan di atas materai agar anaknya dapat kembali bersekolah.

“Siswa yang belajar tatap muka dilarang dan harus mematuhi peraturan kesehatan orang tua. Pekayon Jaya 6, ketua SDN, mengatakan:“ Dia masih bersama siswa lain karena hari ini jumlahnya tidak banyak. “Ia juga setuju dengan materi di atas agar siswa dapat melakukan simulasi tatap muka. Sekolah dibuka tatap muka, dan SD di Tegal kembali ditutup karena pembelajaran aktif Corona-penjaga sekolah mengatakan selama masa uji coba pembelajaran tatap muka, sekolah sudah ketat. Bertahanlah di sekolah. Eksperimen pembelajaran tatap muka akan dilakukan di sekolah pada tanggal 28 Agustus 2020. Setiap siswa yang datang ke sekolah harus memakai masker dan berpegang pada berbagai prosedur kesehatan lainnya. Satu kelas, masing-masing Satu kelas dapat menampung hingga 20 siswa.

Kemudian, siswa eksperimen pembelajaran tatap muka adalah orang yang mengikuti survei.

Kesepakatan kesehatan tidak hanya wajib bagi siswa, tetapi juga berlaku untuk guru SDN Pekayon Jaya 6

Guru harus mengikuti protokol kesehatan dan lulus tes usap, dan lulus tes usap sejauh ini. Guru memiliki sikap negatif terhadap Covid-19 .

“Jika suhu siswa 37 derajat ke atas , Mereka tidak akan dapat berpartisipasi dalam pembelajaran tatap muka. wajah. Kami masih menerapkan e-learning. Dimulai jam 08.00 WIB lalu pulang ke rumah jam 11.00 WIB, “kata Endang Mulyaningsih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *