Lihat aturan sistem paritas untuk toko Toto yang dibuka selama transisi PSBB di Jakarta

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperpanjang masa Pembatasan Sosial Massal (PSBB). Dalam PSBB ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutnya sebagai masa transisi.

Pada tahap pertama masa transisi PSBB ini, Pemprov DKI Jakarta menetapkan sistem pembukaan ruko genap. Pada hari-hari ganjil, toko bernomor genap buka pada hari-hari genap. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikutip di Kompas.com, sehingga setengah dari peran mereka di sana.

Tahap pertama tahapan transisi PSBB Pemprov DKI akan dimulai pada Juni 2020, mulai hari ini (Jumat) (05 Juni 2020).

Setelah pembukaan bertahap, penerapan higiene secara tegas Kesepakatan tersebut mencakup kewajiban penggunaan masker, menjaga jarak fisik dan mobilitas, hanya memperbolehkan 50% orang untuk menggunakannya, mencuci tangan dan membatasi jam buka. Pembukaan toko dan pusat perbelanjaan merupakan tahap pertama yang akan dibuka selama masa transisi dari 8-14 Juni 2020.

Anis mengatakan akan mengenalkan tata cara kesehatan toko dan pusat perbelanjaan secara detail nanti. -Baca: RS Dadi Makassar tak kuasa mencegah anggota keluarga merampas paksa jenazah PDP-misalnya, membuka pasar 50% kapasitasnya, artinya warung-warung toko dalam ruangan buka pada siang hari. Karenanya, prinsip-prinsip ini akan digunakan di semua sektor kota. Anies menyampaikan harapannya sejak dini, sehat, aman dan produktif.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta secara resmi memperpanjang waktu PSBB dan menetapkan masa transisi yang akan dimulai pada Juni 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *