PSBB transisi Anies Jakarta masih melarang tempat hiburan malam

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pembatasan sosial transisi skala besar (PSBB) yang kembali diterapkan oleh Pemprov DKI Jakarta memungkinkan banyak perusahaan untuk membuka kembali.

Namun, masih banyak “bisnis yang masih dilarang” Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya tidak mengizinkan kegiatan seperti tempat hiburan. Masa Transisi, Minggu (10/11/2020).

Baca: Pemprov DKI Jakarta Denda Pelanggaran Komersial Selama Masa Transisi PSBB. Detailnya sebagai berikut-Anies menuturkan kegiatan yang dilakukan oleh tempat hiburan Anies mengatakan: ” Risiko penularan Covid-19 tergolong tinggi. ”“ Kegiatan jenis ini memiliki risiko penyebaran yang tinggi karena pesertanya berdekatan dan memiliki kontak fisik yang dekat atau intensitas yang tinggi. ”-Untuk referensi Anda, Anies mulai 12-25 Oktober 2020 Jepang menerapkan PSBB transisi selama dua minggu dengan alasan COVID-19 di ibu kota telah menyebabkan penurunan kasus aktif, kasus positif harian dan kematian – -Sebelum diterapkannya PSBB pada masa transisi, Pemprov DKI membatalkan rem darurat dan menerapkannya. Penguatan PSBB berlangsung selama dua pekan, dari 13 September 2020 hingga 2020, 27. -PSBB yang diperkuat kemudian diperpanjang selama dua minggu dari 28 September hingga 11 Oktober (Rindi Nuris Velarosdela) -Artikel ini dimuat di Kompas.com dengan judul “Tempat Hiburan, Spa, dan Karaoke Masa Transisi PSBB Tidak bisa beroperasi “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *