PSBB memperketat lapas di Agnes Jakarta, dijatuhi sanksi karena tidak memakai masker

TRIBUNNEWS.COM-Langkah pembatasan sosial skala besar DKI Jakarta (PSBB) mulai berlaku pada Senin (14/9/2020). -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya akan terus memperkuat pengawasan pelaksanaan kesepakatan kesehatan tersebut. Ini termasuk pengenaan denda tidak lebih dari satu juta rupiah bagi orang yang tidak memakai masker.

Dia mengatakan bahwa untuk bertindak sebagai pencegah, pihaknya akan memberikan sanksi bertahap kepada pelanggar. Di gereja: Diperlukan perlindungan penuh- “Pelanggaran pertama, pelanggaran kedua akan lebih tinggi”, Anis, Minggu (13 September 2020).

Bagi penghuni yang tidak memakai masker saat bepergian ke luar rumah akan dikenakan denda hingga Rp. Jika kesalahan berulang lebih dari tiga kali, nilainya 1 juta.

“Denda Tidak Pakai Masker Rp 250.000, Kalau Diulang Rp 500.000, Jadi Rp 250.000.” Baca: Daftar Lengkap Aturan Umum PSBB DKI Jakarta: 11 Perusahaan Bisa Denda — Lalu Pelanggaran ketiga dikenakan denda 750.000 rupiah, jika pelanggar kembali dikenakan denda 1 juta rupiah. Ia mengatakan: “Sejauh ini 158.000 orang atau jenazah telah dirawat, bahkan denda yang dijatuhkan sudah mencapai Rp 4.333.000.000.” (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci) -artikel ini dimuat di Tribunjakarta Di .com yang bertajuk waspadalah terhadap pengetatan PSBB. Bagi yang tidak memakai masker akan dikenakan denda hingga Rp 1 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *