Tegakkan lagi PSBB di Jakarta yaitu 9 aturan untuk restoran dan warung makan

TRIBUNNEWS.COM-Hingga Senin (14/9/2020), restoran dan warung makan di Jakarta tidak lagi bisa melayani wisatawan yang bersantap di area resto (tempat makan). Hentikan dan tegakkan secara tegas pembatasan sosial skala besar (PSBB) sebagai awal pandemi. , Rabu (9/9/2020).

Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang pengawasan restoran atau warung makan di Jakarta selama periode PSBB. DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2020, Pasal 10 Tahun 2020 dirilis pada April 2020.

1. Batasi layanan antar langsung melalui pemesanan online dan / atau melalui telepon / layanan pengiriman;

2. Jaga agar antrian tetap berdiri dan jarak antar klien minimal satu (satu) meter.

3. Menerapkan prinsip kebersihan makanan selama penanganan makanan sesuai dengan peraturan;

4. Sediakan alat seperti sarung tangan dan / atau penjepit makanan untuk meminimalkan kebutuhan Kontak langsung dengan makanan instan; ——5. Memastikan bahwa proses pemanasan dalam proses pengolahan makanan memenuhi persyaratan standar;

6. Bersihkan area kerja, fasilitas dan peralatan, terutama area yang permukaannya bersentuhan langsung dengan makanan;

7. Menyediakan pelanggan dan karyawan dengan Tempat mencuci tangan dengan sabun;

8. Dilarang bekerja bagi karyawan yang sakit atau yang suhu tubuhnya lebih tinggi dari biasanya, batuk, pilek, diare dan sesak napas; dan

9. Mewajibkan pekerja makanan mengikuti keselamatan kerja dan Pedoman kesehatan menggunakan sarung tangan, kerudung dan pakaian kerja.

Artikel ini pertama kali tayang di Kompas. com, berjudul “Dilarang Makan di Restoran, 9 Peraturan Rumah Makan dan Warung Makan di Jakarta Selama PSBB”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *