Usai E-KTP, Djoko Tjandra, Penanggung Jawab Jalan Gorogor Selatan, dinonaktifkan oleh Pemprov DKI di Jakarta.

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-DKI Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang Kepala Desa Grogol Selatan Asep Subah karena penyalahgunaan wewenang dalam memberikan jasa distribusi KTP elektronik atau KTP elektronik atas nama Joko Sugiarto Tjandra. , Minggu (12 Desember 2020).

“Laporan pemeriksaan pemeriksa telah selesai. Jelas yang bersangkutan melanggar prosedur KTP elektronik. Ini berakibat fatal dan tidak boleh terjadi. Gubernur Anies mengumumkan, Yang bersangkutan sudah cacat dan akan dilakukan penyelidikan lebih mendalam.

Baca: Maria Paulin Ditangkap, Kapan Djoco Jadra dan Harun Masicu Datang?

Seperti di Xiang Seperti tertuang dalam laporan yang disampaikan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Inspektur Provinsi DKI Jakarta Michael Rolandi (Michael Rolandi) mengatakan, Walikota Grogol Selatan di luar tugas dan fungsinya, Sabtu (11/7). Berperan aktif dalam penerbitan KTP elektronik., Diatur dalam urutan kronologis sebagai berikut:

Pada Mei 2020, Lurah mengadakan pertemuan dengan pengacara Anita Kolopaking di markas desa untuk meminta verifikasi status kependudukan Joko Sugiarto Tjandra. Usai pertemuan dengan pengacara Anita Kolopaking, warga sipil di Kelurahan Grogol Selatan akan mengecek demografi Joko Sugiarto Tjandra.

Anies mengatakan: Pada 8 Juni 2020, Lurah menerima dan mengantar pemohon secara pribadi ke tempat pendaftaran biometrik. Serta melaksanakan pencatatan kependudukan dan catatan sipil Desa Grogol Selatan dengan operator Satpel. -Kemudian, Lurah meminta kewarganegaraan Desa Grogol Selatan dan operator Satpel Kependudukan untuk memberikan penerbitan dengan hanya menunjukkan KTP yang tersimpan di telepon Kepala Desa. Dan Kartu Keluarga milik Joko Sugiarto Tjandra mewakili pelayanan KTPel Joko Sugiarto Tjandra. Anies ada di website resmi penanggung jawab pengelolaan informasi dan dokumentasi, Minggu (7 Desember 2020).

sambung Anies, kepala desa Dialah orang pertama yang menerima e-KTP yang dicetak oleh warga desa, operator dan operator yang langsung mengantarkan e-KTP tersebut, katanya kepada Joko Sugiarto Tjandra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *