DKI Jakarta memiliki hampir 80.000 pelanggaran aturan PSBB

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Tuntutan hukum oleh pengendara yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Massal (PSBB) terus meningkat. -Polres DKI Jakarta menuntut hampir 80.000 pelanggar hukum selama 46 hari operasi. Mulai 13 April 2020 hingga 28 Mei 2020.

Berwujud peringatan kosong, artinya hukum tidak akan dilanggar lagi. – “Kami sudah mendaftarkan 79.930 orang,” kata Pol Yusri Yunus, anggota Polres Metro Jakarta, kepada wartawan, Jumat (29 Mei 2020).

Secara rinci, pelanggaran terparah adalah 32.939 pengemudi yang tidak memakai masker. Pengemudi mobil yang mengangkut penumpang melebihi 50% dari kapasitas maksimum, dan sebanyak 14.014 pelanggar. – Bacaan: Menghadapi Standar Baru, Tarif Bus AKAP Harus Naik dan Tiket Dijual Online-Lantas, Pengemudi Kendaraan Roda Dua untuk 10.221 Penumpang yang Diangkut Tidak Sesuai Alamat KTP.

Kemudian 9.645 penumpang tidak berlaku jarak fisik. Kemudian, 9.289 penjahat didaftarkan tanpa sarung tangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *