Aturan baru KCI: melarang penumpang mengobrol di dalam KRL

Reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Ke depan, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan banyak mengeluarkan regulasi baru. Agen dan pengguna KRL harus menerapkan regulasi baru tersebut untuk menghadapi kebijakan normal regulasi baru tersebut. . Satu-satunya hal adalah obrolan tatap muka, obrolan, atau ponsel dilarang di dalam kereta.

Ini diusulkan oleh Anne Purba, Vice President of Corporate Communications PT KCI. Melalui tetesan cairan atau cipratan yang keluar dari mulut. Bersin atau ngomong, “kata Annie, Jumat (29 Mei 2020).

Membaca: Mengakui pertengkaran kehilangan anak kembar, Arma Zoni dan Irlandia coba ditemani: Cara Tuhan mencintai kita

Baca: Kisah Wayne Alta Gagal 3 Rencana Kartu Pratinjau Pra Sekolah: Soal Matematika Agak Sulit Menjawab-Membaca: 7 Gunung di Indonesia Terkenal Dengan Edelweis Cantiknya, Termasuk Gunung Languco- — Selain itu, PT KCI juga tidak menyediakan karpet, selimut sholat, sarung, dan selimut sholat ke Stasiun Musharra.

Tujuannya untuk mencegah peralatan ibadah bersama yang bisa menyebarkan virus.

Agen garda depan juga akan dilengkapi Masker wajah. -Gunakan di stasiun atau di kereta.

Bagi pengguna KRL, Anne menyarankan agar masyarakat mulai menggunakan Kartu Multi Tri (KMT) atau kartu bank uang elektronik untuk memaksimalkan penggunaan transaksi tiket cashless. Katanya: ” Penggunaan transaksi nonmoneter ini meminimalisir kemungkinan seringnya perpindahan Covid-19 dari berpindah tangan, ā€¯ujarnya. Dia menjelaskan. M sibuk menghindari antrian.

Karena KCI akan terus membatasi jumlah pengguna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *