Bahkan korban utamanya, pengemudi Ojol Bekasi tetap mengantarkan pesanan makanan kepada mereka

Sebuah laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar-BEKASITRIBUNNEWS.COM-patut dipuji atas dedikasinya terhadap Dwi Wulan Meiylani (32 tahun), yang merupakan pengemudi ojol dalam penyerangan di Bekasi atau korban online tukang ojek. Dwi tak hanya terus mengantarkan pesanan makanan kepada pelanggan karena aksi heroiknya terhadap dua penjahat jalanan.

Dwi mengatakan, hingga dini hari ia jarang menerima dan mengantarkan pesanan. Saat kejadian tersebut terjadi, secara tidak sengaja ia mendapat perintah untuk menuliskan catatan ke akunnya.

“Biasanya saya pulang sore sampai siang. Waktu itu saya ingin pulang, tapi saya sedang mengisi surat keterangan sehat dan tiba-tiba mengeluarkan perintah,” kata Dwi.

Karena konyol, Dwi merasa sudah menerima pesanan, sehingga langsung melayani pelanggan seperti biasa. Korban tewas pada musim gugur – pesanan yang masuk saat itu adalah pesanan nasi goreng, dan lokasi restoran masih berada di wilayah pemukiman Pondok Ungu Permai. Saya melihatnya juga, “katanya. -Sayangnya, pesanan terakhir yang dia terima membuatnya merasa tidak enak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *