SKPD DKI Paling Tidak Setuju Pakai Reuni Monas PA 212, Keputusan Akhir Terserah Gubernur

Laporan wartawan Tribunnews.com Danang Triatmojo

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Irfal Guci, Kepala Bidang Pelayanan Informasi Satuan Pengelola Kecamatan (PUK) Monas, membenarkan bahwa 212 orang kakak beradik telah mengirimkan surat kepada Gubernur DKI Jakarta, Daniels. Baswedan mengatur pertemuan di kawasan Monas. Surat tersebut akan dikirim mulai September 2020.

“Setahu saya, awal September mereka menyurati gubernur, dan gubernur memerintahkan Kesbangpol (membahas) karena Kesbangpol masuk lebih dalam,” kata Elfar kepada wartawan. , Jumat, 2020).

Baca juga: Seputar Temu 212 alumni di Monas, Anies Baswedan terima surat dari dia sejak 1 September

Jakarta · Cosbonpol sendiri mengadakan seminar pada hari Rabu tanggal 11 November. Akibatnya, hampir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI mengajukan keberatan.

Pasalnya, pandemi Covid-19 masih merebak di ibu kota. Selain itu, jika rapat dihadiri oleh AP 212 dan ormas lain yang disahkan oleh FPI, SKPD DKI juga mengkhawatirkan kecemburuan ormas lain.

Oleh karena itu, mereka akan menuding Pemprov DKI Jakarta tidak adil, karena hanya membolehkan Monas digunakan untuk pertemuan PA 212.

Baca juga: PA 212 berharap ada Pergub baru pada rapat organisasi Monas di Anies, ada apa?

“Kesbangpol sendiri rapat hari Rabu. Saya tidak hadir dan penanggung jawab UPT Monas juga hadir. Pada dasarnya semua SKPD menentangnya, karena jika suasana Covid-19 seperti ini, jika diizinkan, semua orang akan diminta untuk Diizinkan. Ini tidak boleh. Nanti saya akan tanya kenapa boleh. ”Jelasnya.

“ Hampir semua (orang yang diundang ke rapat) keberatan, ”ujarnya .

– Baca juga: Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni 212 menolak menekan Rizieq Shihab se agar kembali ke IKEA-Gubernur DKI Anies Baswedan akan memutuskan apakah akan melarang Monas sebagai tempat pertemuan melalui suara terbanyak SKPD, atau membuat keputusan sendiri dan menyetujui Monas Pertemuan PA 212 digelar di Sri Lanka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *