Orang-orang diimbau untuk menghindari penyebaran Covid-19 dan menghindari aktivitas keramaian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menahan diri dari aktivitas keramaian selama masa pengetatan PSBB.

Polisi juga berharap warga tetap tinggal di rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Saya harap semua bisa mengerti. “Situasi pandemi Covid masih tinggi, termasuk di Jakarta. Angka penularannya tinggi. Kami berharap tidak ada orang banyak. Ini harapan kami,” kata Kombes Pol Yusri Yunus, Presiden Humas Polda Metro Jaya. Five (2/10) / 2020 kepada wartawan. 19

Yusri mengatakan atas dasar itu, polisi akan mengkaji berbagai bentuk permohonan izin keramaian saat pengetatan PSBB di DKI dan sekitarnya di Jakarta. -Larang semua aktivitas masyarakat yang melanggar ketentuan kesehatan.

Aturan yang berlaku juga tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020, yang menyangkut amandemen Peraturan Guge Nomor 33 Tahun 2020, yang melibatkan DKI Penanganan Covid-19 memberlakukan pembatasan sosial skala besar di Jakarta.

“Katanya kita sudah belajar semuanya. Selama mengganggu kesepakatan kesehatan, sudah ada peraturan Gubernur 88. Juga dalam konteks pilkada ini kita punya Menyampaikan kegiatan pemilu ke Kapolres, ā€¯terangnya.

Baca: Orang Marah Masih Tutup Mata terhadap Covid-19, Dr. Lula Kamal: Apa yang dikejar Iblis?

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap melaksanakan prosedur kesehatan dimanapun berada, termasuk mengingat informasi penting yaitu cuci tangan, pakai masker dan menjaga jarak / menghindari keramaian. Virus mahkota baru. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan tata cara kesehatan di setiap acara. Ingat pesan ibu: 3M (pakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *