Kabar terbaru: Karyawan Starbucks yang memata-matai payudara pelanggan disebut sebagai tersangka

Reporter Jakarta Tribunnews.com Igman Ibrahim (Igman Ibrahim) melaporkan -seorang karyawan Starbucks berinisial D menyebar luas karena mengintip payudara pelanggan, dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Ini setelah korban memilih melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi.

“Pelapor sudah melaporkan laporannya dan hasil interogasi dilakukan secara langsung. Sudah diperiksa dan sudah dilakukan penyidikan untuk mengidentifikasi D sebagai tersangka,” ucapnya. Humas Polda Metro Jaya, Jumat, Jakarta, Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus (7 Juli 2020).

Yusri mengatakan bahwa penyerang huruf D pertama adalah orang pertama yang mengunggah konten payudara melalui video CCTV di media sosial pribadi di Instagram.

Bacaan: Fakta Karyawan Starbucks Dilecehkan, Mengakui Cinta dan Tahu Cara Mengamati Payudara Melalui CCTV

Bacaan: Komnas Perempuan Berorasi di Video CCTV Karyawan Starbucks Melihat Payudara Pelanggan

Bacaan: Dikenali Orang Karyawan Starbucks menyaksikan payudara pelanggan di televisi sirkuit tertutup – selama ini, dia dan rekan-rekannya dengan inisial K dalam video dengan nama yang sama masih menjadi saksi.

Publikasi 2 aslinya dijamin oleh D dan K. Ternyata D lah yang memposting di Instagram story-nya untuk menyebarkan virus tersebut. YangK masih berstatus saksi sementara dan masih dalam penyidikan “, terangnya. Dalam kasus ini, yang diduga penulis melanggar Pasal 45 KUHP. Ia menyimpulkan:” Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU Nomor 11 Tahun 2008 . “Diancam hingga enam tahun penjara.” Dia berkata: “Ya, kami telah melindungi dua orang yang dicurigai merekam dan kemudian memperbesar.” Kompol Wirdhanto Hadicaksono, Kepala Tim Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara, kepada wartawan, Jumat (2020/7/07).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *