Operasi Yustisi menghukum 1,8 juta penjahat dan denda 1,6 miliar dolar AS

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Aksi Pengajuan Perjanjian Kesehatan Yustisi telah memasuki hari ke-14 pelaksanaannya.

Hingga kemarin (27/9/2020), badan gabungan tersebut telah menindak 1.866.458 pelanggar. Humas Polri Brigjen Karo Penmas mengatakan, selama 14 hari dilaksanakan Operasi Justisi pada 2020, tim operasi gabungan Eustisi telah melakukan 1.866.458 kali. Pada Senin (28/9/2020), Awi Setyono Nasional di Bareskrim Polri, Jakarta.

Awi menjelaskan, sebagian besar pelaku diadili secara lisan sebanyak 1.341.027 kali.

Selama periode ini, 296.898 peringatan tertulis dikeluarkan. — “Yang kedua pidana penjara, dan yang ketiga denda 25.484 kali senilai Rp1.610.994.425”, terangnya. kesehatan. Sebaliknya, dituntut ratusan perempuan untuk melakukan pekerjaan sosial.

“Keempat kali penutupan tempat usaha sebanyak 1.077 kali, dan yang kelima sebanyak 201.971 kali saat melakukan kegiatan pekerjaan sosial,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *