21.084 kendaraan dituntut karena tidak memiliki SIKM Jakarta

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Polda Metro Jaya menindak 21.084 mobil yang tidak memiliki izin masuk dan keluar (SIKM) dari DKI Jakarta hingga Selasa (2/6/2020).

Tindakan yang dilakukan adalah semua kendaraan diharuskan kembali ke dini hari

“Mulai 27 Mei hingga 2 Juni 2020, Polda Metro Jaya membalikkan lalu lintas dari Jakarta Dari 21.084 mobil, ”kata Kombes Pol Yusri Yunus, Kepala Humas Poda Metro Jaya. Dikonfirmasi (6 Maret 2020).

Namun, Yusri mengatakan jumlah kendaraan yang dikejar setiap hari semakin berkurang. Keberangkatan-pengurangan mengejar harian mencapai 13%.

“Pada hari selasa ada 2.376 mobil yang berbelok, dan pada hari senin ada 4.208 mobil sehingga terjadi penurunan sebanyak 1.832 mobil, turun 13%,” pungkasnya.

Sebagai acuan, petugas memiliki dua pilihan tindakan yang diambil petugas bagi pengemudi yang tidak memiliki SIKM, yaitu membalikkan kendaraan dan tidak diperbolehkan masuk ke Jakarta, atau mengarantina atau mengisolasi penumpang kendaraan di lokasi yang ditentukan pemerintah selama 14 hari. Dengan adanya Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 44 Tahun 2020, tentang pembatasan kegiatan perjalanan di luar Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan / atau ke Daerah Istimewa Jakarta untuk mencegah penyebaran COVID-19. Anda harus memiliki SIKM untuk masuk dan keluar Jakarta. Polisi telah mendirikan pos isolasi 20 titik.

Pos-pos di wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tangerang ini berfungsi sebagai pos pemeriksaan SIKM.

Sebanyak 9 pos pemeriksaan SIKM di Jakarta adalah yang pertama Isolasi lapisan.

Bersamaan dengan itu, 11 pos pemeriksaan SIKM didirikan di Bupati Bogor, Bekasi dan Tangerang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *