Menunggu Gubernur Anies menyelesaikan aturan PSBB, para pilot Ojek was-was online

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengemudi Ojek Online (ojol) prihatin atas pemberlakuan pembatasan sosial menyeluruh (PSBB) skala besar di Jakarta yang akan diberlakukan Senin (14/9/2020) pekan depan.

Karena selama ini belum ada informasi resmi apakah ojek online masih diperbolehkan mengangkut penumpang selama PSBB Total. -Seperti yang kita ketahui, mengacu pada PSBB pertama pada Maret 2020, ojek inline tidak dapat mengangkut penumpang. -Hanya pesanan dengan makanan atau barang yang diperbolehkan.

Baca: Saat Berbicara dengan PSBB di Jakarta, Ridwan Kamil bertanya kepada Anies Baswedan tentang Konsultasi Pusat: Mohon

“Sekarang Anda belum tahu apakah bisa membawanya. Masalahnya belum terselesaikan. Kabar resmi soal itu juga datang dari pemerintah. ”Sopir ojek online Toni (34) mengaku menunggu pesanan di kawasan Kemanggisan, Palmera, Jakarta Barat pada Sabtu (12/09). -Toni mengatakan dari informasi yang disebarluaskan oleh rombongan bahwa komunitas ojek online sudah membicarakan tentang kepastian aturan ojek online, sepanjang PSBB yang ketat tidak diumumkan pada hari kedua setelah Senin atau sebelum PSBB umum diterapkan. -Dia Mengatakan: “Ia mengatakan pada hari Senin menerima informasi, tetapi saya tidak tahu.”

Baca: Tiga Menteri I Ini keputusan Anies Baswedan memutuskan PSBB Jakarta untuk mengatasi dampak ekonomi

Arifin ( 23) mengungkapkan gagasan yang sama.

Pengemudi ojek online berharap bisa tetap memperbolehkan ojek online mengangkut penumpang selama total PSBB di ibukota. Ia mengatakan: “Karena jika kita tidak memperbolehkan penumpang, dampaknya bagi kita serius.” Artikel ini dimuat di Tribunjakarta.com dengan judul “Sopir Ojek Online”. Jakarta,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *