PSBB kembali diberlakukan ketat di Jakarta, Ini 9 Aturan untuk Restoran dan Warung Makan

TRIBUNNEWS.COM-Hingga Senin (14/9/2020), restoran dan warung makan di Jakarta tidak lagi bisa melayani wisatawan yang bersantap di area resto (tempat makan). Hentikan dan tegakkan secara tegas pembatasan sosial skala besar (PSBB) sebagai awal pandemi. , Rabu (9/9/2020).

Terkait pengawasan restoran atau warung makan di Jakarta selama periode PSBB, perlu Anda ketahui beberapa hal berikut ini. Gubernur Jakarta DKI mengeluarkan Pasal 10 pada Oktober 2020 pada edisi ke-33.

1. Batasi layanan take-out langsung melalui pemesanan online dan / atau melalui telepon / layanan pengiriman;

2. Jaga agar antrian tetap berdiri dan jarak antar pelanggan minimal satu (satu) meter.

3. Menerapkan prinsip higiene dan sanitasi pangan dalam proses penanganan pangan sesuai ketentuan;

4. Sediakan alat seperti sarung tangan dan / atau penjepit makanan untuk meminimalkan proses penyiapan, pengolahan dan makan Kontak langsung dengan makanan siap santap; —5. Memastikan bahwa proses pemanasan dalam proses pengolahan makanan memenuhi persyaratan standar;

6. Bersihkan area kerja, fasilitas dan peralatan, terutama area yang permukaannya bersentuhan langsung dengan makanan;

7. Sediakan bagi pelanggan dan karyawan sebuah Tempat mencuci tangan pakai sabun;

8. Dilarang bekerja bagi karyawan yang sakit atau yang suhu tubuhnya lebih tinggi dari biasanya, batuk, pilek, diare dan sesak napas; dan

9. Mewajibkan pekerja makanan untuk mengikuti keselamatan dan kebersihan kerja Pedomannya menggunakan sarung tangan, kerudung dan pakaian kerja. Dilarang memberlakukan 9 aturan bagi restoran dan warung makan di Jakarta selama PSBB “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *